|
Malam kemarin 8 April 2009 menjadi sebuah momen yang tidak akan terlupakan bagi anak-anak ITP. Di Node Sapta yang ramai hiruk pikuk warga Fateta tersebut menjadi tempat bersejarah bagi ITP. Setelah sekian lama berjuang, akhirnya ITP berhasil membawa piala Bergilir Dekan Fateta ke kediaman tercinta di sekret Himitepa. ITP menjadi JUARA UMUM RED’S CUP atau dulu sering dikenal dengan nama Olimpiade FATETA
Malam kemarin 8 April 2009 menjadi sebuah momen yang tidak akan terlupakan bagi anak-anak ITP. Di Node Sapta yang ramai hiruk pikuk warga Fateta tersebut menjadi tempat bersejarah bagi ITP. Setelah sekian lama berjuang, akhirnya ITP berhasil membawa piala Bergilir Dekan Fateta ke kediaman tercinta di sekret Himitepa. ITP menjadi JUARA UMUM RED’S CUP atau dulu sering dikenal dengan nama Olimpiade FATETA. Prestasi tersebut tentunya bukan karena prinsip kebetulan atau ketidaksengajaan. Kontingen ITP yang dipimpin oleh Dewi Puji Lestari tersebut telah mempersiapkan segala sesuatunya untuk mentargetkan menjadi Juara untuk tahun ini. Dewi ketika ditanyai reporter Himitepa News menjawab dengan tegas dan lugas, “Kemenangan ini sudah kita rencanakan sebelumnya, kita semua satu kontingen berkomitmen untuk memberikan yang terbaik dalam Red’s cup ini, dan ternyata kita akhirnya mampu meraih juara ini”. Puluhan anak ITP yang saat itu juga datang menyaksikan acara penutupan Red’s Cup langsung meloncat kegirangan ketika MC membacakan bahwa Juara Umum diperoleh kontingen ITP. Dukungan dari berbagai pihak juga sangat membantu perjuangan Kontingen ITP dalam meraih kemenangan ini. Perjuang habis-habisan selama perjalanan panjang Red’s Cup selalu didukung oleh supporter ITP mulai dari angkatan 44, 43, 42, dan 41 yang setia menemani suka duka pertandingan. Para Pengurus Himitepapun juga menunjukkan sumbangsihnya dalam ide, pikiran, dan tenaga kepada Kontingen ITP. Prestasi ini membuktikan bahwa mahasiswa-mahasiswi ITP ternyata tidak hanya jago dalam hal akademis, lomba karya tulis,ataupun debat Bahasa Inggris. Mereka ternyata juga memiliki jiwa-jiwa sportivitas dan jiwa seni yang tinggi yang mereka wujudkan dalam acara RED’s CUP ini. Konsep RED’S Cup yang memadukan antara olahraga dan seni mampu dijadikan ajang berprestasi bagi Kontingen ITP.
ITP Always The Best, Kompak, Yes….
| Comments () >> |
 |
|